Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » CBA Desak OJK Audit dan Tindak Tegas Insurtech Diduga Manipulasi Data Keuangan

CBA Desak OJK Audit dan Tindak Tegas Insurtech Diduga Manipulasi Data Keuangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025

Harianterbit.id JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta segera mengaudit sebuah perusahaan asuransi digital (insurtech) dalam negeri yang diduga memanipulasi data keuangannya untuk meraup pendanaan dari investor. Jika dugaan ittu terbukti, OJK harus menjatuhkan sanksi tegas dan melaporkannya ke penegak hukum.

Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengungkapkan, insurtech tersebut dikabarkan telah berhasil menarik pendanaan dari sejumlah investor perusahaan rintisan (startup) atau modal ventura beberapa tahun lalu.

“Insurtech ini kabarnya pernah mendapat pendanaan Seri B dari sejumlah investor senilai lebih dari US$50 juta pada 2021, seperti dari East Ventures (EV) Growth, GGV Capital, eWTP Fund, Saratoga Investama Sedaya, dan Emtek,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).

Dia enggan menyebut nama insurtech dimaksud dengan alasan OJK diyakini telah mengetahuinya. Namun, sebagai informasi, perusahaan itu berdiri sejak 2017 dan pernah dinobatkan sebagai insurtech terbesar di Indonesia dengan puluhan cabang, termasuk beberapa di luar negeri. Salah seorang pendirinya disebut berasal dari Tiongkok.

Insurtech ini pernah mengklaim pendapatan premi bruto atau gross written premium (GWP)-nya tembus Rp3 triliun pada 2022, tumbuh lebih dari 2.000% dibandingkan 2018 atau dua kali lipat dari capaian 2021 sebesar Rp1,5 triliun.

Uchok menyebut, manipulasi GWP diduga menjadi modus untuk mendongkrak kinerja insurtech tersebut agar dinilai prospektif dan investor tertarik menyuntikkan dananya.

“Bekerja sama dengan para broker-broker internalnya, insurtech ini diduga mengambil data premi dari perusahaan asuransi lain untuk dicatatkan sebagai GWP mereka. Manipulasi data ini agar prospek perusahaan kelihatan kinclong di mata investor,” ujar Uchok.

Menurut dia, manipulasi keuangan atau fraud semacam itu tidak hanya merugikan investor, tetapi juga dapat merusak ekosistem usaha rintisan (startup) dan kredibilitas insurtech di dalam negeri, bahkan bisa mengikis kepercayaan masyarakat terhadap asuransi dan sektor keuangan secara luas.

“Kami mendapat informasi kasus ini pernah dilaporkan ke OJK tetapi tidak ada tindaklanjutnya. Kami mendorong investor-investor itu segera menggelar audit tuntas dan melaporkan hasilnya ke OJK dan penegak hukum,” tegas Uchok.

Dia mendesak OJK bertindak cepat, tegas dan transparan agar kepercayaan investor startup dan masyarakat terhadap asuransi, khususnya insurtech, tetap terjaga. Apalagi tren kinerja pembiayaan dan penyertaan modal vetura di Indonesia belakangan cenderung menurun.

Mengutip laporan DailySocial.id, pembiayaan startup Indonesia pada semester pertama 2025 anjlok 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total modal yang digelontorkan susut menjadi hanya US$161,3 juta, terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Mirip Kasus e-Fishery

Menurut Uchok, modus yang dilakukan insurtech itu mirip dengan kasus manipulasi data keuangan eFishery, sebuah perusahaan rintisan lokal di bidang budidaya perikanan, yang sempat mengguncang dunia startup di Indonesia.

Kasus eFishery ditangani oleh Bareskrim Polri sejak akhir 2024 dan telah menahan mantan CEO Gibran Huzaifah beserta dua orang lainnya. Mereka dituduh bekerja sama melakukan penipuan dan penggelapan dalam proses investasi pada eFishery.

Uchok berharap OJK tidak berhenti pada hasil investigasi dan audit terhadap insurtech tersebut, tetapi harus menindaklanjutinya dengan langkah konkret, termasuk melaporkan kasus itu ke Bareskrim Polri untuk diproses hukum.

Jika terbukti ada unsur manipulasi data keuangan, perusahaan dan individu yang terlibat dapat dijerat dengan Pasal 508 dan 378 KUHP yang mengatur sanksi pidana terkait pemalsuan laporan keuangan dan penipuan korporasi.

Potensi sanksi yang dapat dikenakan meliputi pidana bagi pihak yang terlibat, sanksi perdata jika ada pihak yang mengalami kerugian, serta pengawasan yang lebih ketat dari regulator terhadap perusahaan startup.

  • Penulis: Redaksi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harianterbit.id Jakarta - Situasi Politik Indonesia Akhir-Akhir Ini Memanas Sehubungan Dengan Pembahasan Dan Pengesahan Ruu Tni. Dimotori Oleh Beberapa Organisasi Masyarakat Sipil Melakukan Penolakan Terhadap Ruu Tni, Situasi Kemudian Bergulir Dengan Aksi Demonstrasi Mahasiswa Di Beberapa Tempat. Dalam Situasi Panas Tersebut, Ada Peristiwa Yang Menghentak Publik Yaitu Teror Kepada Majalah Tempo. Teror Diawali Dengan Pengiriman Kepala Babi Yang Sudah Terpotong Telinganya, Berlanjut Dengan Pengiriman Bangkai Tikus Tak Berkepala. Dalam Rilis Kepada Media, Aktivis Reformasi 1998 Sulaiman Haikal Menilai Teror Terhadap Majalah Tempo Tidak Mungkin Terjadi Dengan Mudah Dan Dilakukan Secara Amatiran. Teror Kepada Majalah Tempo Pasti Dilakukan Oleh Suatu Kelompok Profesional Dengan Bayaran Tinggi, Mengingat Resiko Yang Juga Tinggi Ketika Melakukan Teror Terhadap Media Sekelas Grup Tempo. “Perbuatan Teror Ini Pastinya Didorong Oleh Tindakan Nekad Yang Luar Biasa. Kenekadan Semacam Ini Bisa Muncul Ketika Sebuah Entitas Yang Selama Ini Menikmati Berbagai Previlage Mulai Terancam Eksistensinya Akibat Koreksi Yang Dilakukan Pemerintah” Tegas Sulaiman Haikal Ketua Pusat Informasi Dan Jaringan Aksi Reformasi 1998 (Pijar 98). Haikal Menjelaskan, Tindakan Tegas Pemerintah Itu Bisa Ditelusuri Ke Belakang Yaitu Pemberantasan Korupsi Dan Kartel Migas Yang Selama Ini Menikmat Keuntungan Kotor Dan Merugikan Negara Melalui Praktek Mark Up, Dan Merugikan Rakyat Melalui Pengoplosan Minyak. Besar Kerugian Yang Diderita Negara Dan Rakyat Indonesia Ditengarai Hingga Ratusan Bahkan Tembus Seribu Trilyun Rupiah. “Nah, Mereka Dengan Kekuatan Finansialnya Melakukan Pembalasan Kepada Pemerintahan Prabowo Melalui Tindakan-Tindakan Subversif Berupa Operasi False Flag Teror Kepada Majalah Tempo. Operasi Ini Bertujuan Ingin Membuat Kesan Di Masyarakat Seakan-Akan Teror Itu Dilakukan Oleh Pemerintah, Lebih Spesifik Pak Prabowo. Seolah Pemerintahan Prabowo Anti Kritik Dan Berwatak Militeristik” Analisa Haikal. Target Teror Pun Dipilih Majalah Tempo Yang Selama Ini Kritis Kepada Pemerintah. “Dan Jangan Lupa, Majalah Tempo Juga Sering Menurunkan Laporan Investigasi Mengenai Praktek Kartel Oligarki Minyak Ini. Jadi Operasi Teror Ini Membidik Dua Target Sekaligus, Majalah Tempo Dan Prabowo Yang Sudah Merugikan Bisnis Kotor Mereka”. Tujuan Dari Operasi Teror Ini Tentu Saja Ingin Menjatuhkan Citra Pemerintahan Prabowo. Dalam Situasi Demo-Demo Mahasiswa Yang Marak Akhir-Akhir Ini, Tindakan Teror Kepala Babi Ini Mendompleng Situasi, Seolah Menyiram Bensin Agar Tercipta Eskalasi Di Luar Kendali Hingga Bisa Menjatuhkan Pemerintahan Prabowo, Tutup Haikal.

    PIJAR 98: Teror Kepala Babi Operasi False Flag untuk Jatuhkan Prabowo

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Situasi politik Indonesia akhir-akhir ini memanas sehubungan dengan pembahasan dan pengesahan RUU TNI. Dimotori oleh beberapa organisasi masyarakat sipil melakukan penolakan terhadap RUU TNI, situasi kemudian bergulir dengan aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa tempat.   Dalam situasi panas tersebut, ada peristiwa yang menghentak publik yaitu teror kepada majalah Tempo. Teror diawali dengan […]

  • Lapas Cirebon Ikuti Evaluasi Pa 2023 Dan Sosialisasi Langkah Strategis Pelaksaaan Anggaran 2024

    Lapas Cirebon Ikuti Evaluasi PA 2023 dan Sosialisasi Langkah Strategis Pelaksaaan Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • 0Komentar

    HarianTerbit.id, Cirebon | Lapas Cirebon Ikuti Evaluasi Pelaksanaan Anggaran 2023 dan Sosialisasi Langkah Strategis Pelaksaaan Anggaran 2024. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasubbag Keuangan, Erlan Kartasasmita beserta dengan Staf Keuangan Lapas Cirebon. Kepala KPPN Cirebon, Nurfatoni membuka kegiatan dengan memberikan sambutan. Beliau menyampaikan agar sosialisasi ini dapat menjadi perhatian dan dapat menjadi acuan untuk kinerja pelaksaan […]

  • Satgas Pangan Polri Gerak Cepat Antisipasi Penyimpangan Minyak Goreng

    Satgas Pangan Polri Gerak Cepat Antisipasi Penyimpangan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • 0Komentar

    HARIANTERBIT.ID JAKARTA – Satgas Pangan Polri melakukan sejumlah langkah guna mencegah penyimpangan distribusi dan alokasi minyak goreng akibat disparitas harga antara produk curah dan kemasan. Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Pol Helmy Santika mengatakan saat ini HET (Harga Eceran Tertinggi) minyak goreng curah Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg, cukup jauh di bawah HAK (Harga Acuan Keekonomian). “Disparitas […]

  • Egi Hendrawan:100 Hari Andra Dimyati Sejalan Dengan Harapan

    Egi Hendrawan: 100 Hari Andra–Dimyati Sejalan dengan Arah dan Harapan Presiden

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    HarianTerbit.id BANTEN,- Memasuki ke-100 hari masa kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati, masyarakat Banten mulai merasakan arah perubahan yang nyata. Dalam waktu singkat, keduanya telah menunjukkan etos kerja yang responsif, terbuka, dan berpihak pada rakyat. Langkah-langkah strategis yang mereka ambil sejak awal, mulai dari penataan birokrasi, penguatan layanan publik, peningkatan infrastruktur dasar […]

  • Minimnya Tokoh Prabowo Di Kabinet, Gerak 08 Banten Khawatirkan Progres Program Nasional

    Minimnya Tokoh Prabowo di Kabinet, Gerak 08 Banten Khawatirkan Progres Program Nasional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Gerakan Ekonomi Kreatif 08 Banten (Gerak 08 Banten) menyoroti minimnya keberadaan orang-orang dekat Presiden Prabowo Subianto di lingkungan pemerintahan, termasuk di jajaran kabinet dan direksi BUMN. Hal ini dinilai menjadi faktor yang melemahkan efektivitas Presiden Prabowo dalam merealisasikan berbagai program strategisnya, Senin (26/05/2025). Ketua Gerak 08 Banten, Mohamad Rohim, menyatakan bahwa dominasi […]

  • Kakanwil Jabar Gelar Penilaian Kompetensi Dan Potensi Di Wilayah Jabar

    Kakanwil Jabar Gelar Penilaian Kompetensi Dan Potensi Di Wilayah Jabar

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • 0Komentar

    HarianTerbit.co, BANDUNG | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenkumham menyelenggarakan kegiatan Penilaian Kompetensi dan Potensi di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jabar. kegiatan kali ini dilaksanakan dalam rangka menentukan pemetaan karir dan jabatan bagi seluruh pegawai Kemenkumham se- Indonesia. […]

expand_less