Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DKI Jakarta » Satgas PKH Diminta Tertibkan Dugaan Tambang Ilegal di Tambrauw Papua Barat Daya

Satgas PKH Diminta Tertibkan Dugaan Tambang Ilegal di Tambrauw Papua Barat Daya

  • account_circle Abdulah
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025

Harianterbit.id Papua Barat – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) diminta tak hanya gencar pada sektor usaha perkebunan, tetapi juga pertambangan. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Jumat (17/10/2025)

”Kami minta pemerintah pusat tidak tebang pilih. Makanya, pertambangan, termasuk aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Distrik Kwor,tepatnya di Kampung Kwor dan Kampung Orwen, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, perlu ditindak tegas, karena disinyalir menggarap kawasan hutan. Itu penting agar tak memicu kecemburuan sosial di kalangan pelaku usaha, mengingat sektor tambang juga kerap bermasalah,” kata Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir saat berada di Kejaksaan Agung, Jumat (17/10/2025)

Mukhsin mengklaim, banyaknya laporan terkait areal pertambangan yang beroperasi di kawasan hutan. Imbasnya terjadi kasus tumpang tindih dengan lahan plasma masyarakat serta penggarapan lahan milik warga tanpa ganti rugi yang jelas. Penggarapan areal tambang tanpa pinjam pakai kawasan hutan itu disinyalir banyak terjadi di Tambrauw, Papua Barat Daya selama ini memang jarang tersentuh kasus hukum.

”Kalau perkebunan sawit bisa disita, maka tindakan sama harus berlaku untuk pertambangan yang terbukti melanggar peraturan. Jika izinnya tidak jelas, lahan tersebut harus disita dan dikembalikan kepada negara,” Mukhsin Nasir yang kerap disapa Daeng.
Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan aktivitas pertambangan yang diduga telah berlangsung cukup lama itu baru mulai ditertibkan sekitar satu minggu terakhir, setelah adanya pertemuan antara koordinator tambang berinisial HB dengan sejumlah oknum aparat penegak hukum (APH ). Dalam keterangannya kepada media ini, HB mengaku baru sekitar satu minggu ditunjuk sebagai koordinator lapangan di wilayah tambang tersebut.

“Saya baru ditunjuk sebagai koordinator satu minggu, dan bos tambang yang saya pegang baru sekitar sepuluh orang,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Rabu (15/10/2025).

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, jumlah pihak yang diduga menjadi pemodal atau pengelola tambang mencapai sekitar 15 orang.

Seorang anak buah HB bahkan menunjukkan selembar kertas berisi daftar nama para bos penambang yang disebut aktif beroperasi di lokasi itu.

Nama nama yang disebut, yaitu berinisial Br, Ids, Is, Jf,Tr, Rht, Rn, Ddk serta beberapa nama lainnya. Selain itu nama Syamsul juga disebut HB sebagai Pemodal

HB juga menyebutkan, oknum aparat sempat bertemu HB di kediamannya di Sausapor untuk membicarakan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.Namun,hingga kini belum diketahui secara pasti maksud maupun hasil dari pertemuan itu.

Hasil penelusuran lapangan menunjukkan terdapat sekitar 15 titik lokasi tambang aktif di wilayah Distrik Kwor, mencakup area Kampung Kwor dan Kampung Orwen. Aktivitas tersebut menggunakan mesin dompeng dan alkon yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di sekitar area tambang.

Selain berperan sebagai koordinator, HB juga diketahui memiliki dua lokasi tambang yang masih beroperasi, serta diduga menjadi penyuplai bahan bakar minyak (BBM) bagi sejumlah penambang di wilayah itu.

“Rata-rata hasilnya hanya sekitar tujuh sampai delapan gram emas per hari, belum sebanding dengan biaya operasional,” ungkap HB.

Sejumlah warga menyebutkan, aktivitas pertambangan ilegal itu telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup serius. Air dan galian dari lokasi tambang dilaporkan meluap hingga ke pemukiman warga dan rumah ibadah di sekitar kawasan itu.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tambrauw AKBP Aries Dwi Cahyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menegaskan akan menindak tegas kegiatan pertambangan ilegal di wilayah hukumnya.

“Kami tidak ada tendensi apa pun. Saya akan perintahkan anggota untuk turun dan menindak. Kendalanya hanya medan yang sulit dijangkau, tetapi kami akan tetap bertindak tegas dan tidak kompromi,” tegas Kapolres.

Sementara itu, beberapa awak media dengan menggunakan sepeda motor turun langsung ke lokasi tambang emas ilegal di Kampung Kwor dan Kampung Orwen, Distrik Kwor, Kabupaten Tambrauw, untuk memastikan kebenaran informasi dari masyarakat terkait aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.

  • Penulis: Abdulah
  • Editor: Red

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Sampah, Tokoh Masyarakat Desak Bupati Dan Wabup Pandeglang Mundur

    Soroti Sampah, Tokoh Masyarakat Desak Bupati dan Wabup Pandeglang Mundur

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Pandeglang – Tokoh masyarakat Pandeglang, Indra, mendesak Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dan Wakil Bupati Iing Andri Supriadi untuk mundur dari jabatannya. Ia menilai kepemimpinan keduanya tidak berpihak kepada rakyat dan justru membuat Pandeglang terpuruk dalam persoalan lingkungan. Menurut Indra, alih-alih memajukan daerah, kebijakan pemerintah justru membawa Pandeglang ke “jurang sampah berbau busuk”. Kondisi […]

  • Usut Kasus Penganiayaan Epa Emilia Dan Jopie Amir

    Usut Kasus Penganiayaan Epa Emilia dan Jopie Amir

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • 0Komentar

    HARIANTERBIT.ID – Kasus penganiayaan yang menyeret nama Epa Emilia, anggota DPRD Kota Tangerang dari partai PDI Perjuangan dengan Pengusaha Jopie Amir masih terus bergulir di Polres Metro Tangerang Kota. Namun sayangnya, nasib naas atas kejadian itu telah menimpa Jopie Amir. Secara hukum, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian beberapa waktu lalu. Padahal, kalau dirunut […]

  • Lwdb Tempatkan Dana Wakaf Sebesar Rp 440 Juta Di “Green” Sukuk Negara St015T4

    LWDB Tempatkan Dana Wakaf Sebesar Rp 440 Juta di “Green” Sukuk Negara ST015T4

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Sukabumi – Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) hari ini resmi mengumumkan penempatan pokok wakaf uang sejumlah Rp 440.000.000 ke dalam instrumen syariah negara  Sukuk Tabungan ST015T4 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi, transparansi pengelolaan wakaf, dan menjalankan amanah wakif secara profesional. Penempatan dana tersebut dibagi berdasarkan tujuan “Dana Abadi” di beberapa entitas program: Dana […]

  • Dorong Banten Maju, Wakil Gubernur Hadiri Silaturahmi Akbar

    Dorong Banten Maju, Wakil Gubernur Hadiri Silaturahmi Akbar

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Serang – Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusuma yang akrab disapa Mr. DIM, menghadiri Silaturahmi Akbar dan Rapat Koordinasi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi di Kota Serang. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Provinsi Banten, tokoh pendiri Provinsi Banten KH. Embay Mulya Syarif (Ketua […]

  • Ajaran Pimpinan Dprd Pandeglang Mengucapkan “Digahayu Republik Indonesia Ke-79”

    ajaran Pimpinan DPRD Pandeglang Mengucapkan “Digahayu Republik Indonesia Ke-79”

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • 0Komentar

      “NUSANTARA BARU INDONESIA MAJU”

  • Meski Kondisi Hujan, Ketua Dprd Banten Andra Soni Sekaligus Calon Gubernur Banten Nyaman Dengarkan Keluhan Warga Soal Pembangunan Infrastruktur Desa

    Kader Prabowo Andra Soni Dengarkan Keluhan Warga Lebak Soal Pembangunan Desa

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • 0Komentar

    HarianTerbit.id, Lebak – Warga Kampung Cipancur, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung mengaku sangat berterimakasih atas kehadiran orang nomor satu di lingkungan DPRD Provinsi Banten yaitu Andra Soni. Menurut warga, orang penting seperti Andra Soni rela hujan-hujanan datang demi menyempatkan waktu untuk menemui warga mereka hanya untuk bersilaturahmi dan mendengarkan keluh kesah masyarakatnya. Keterangan tersebut dikatakan […]

expand_less