Bangun Kesehatan Mental, KKM 02 UNTIRTA Gelar Seminar Self Regulation untuk Santri

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Jul 2026 21:47 3 Redaksi

    Harianterbit.id | Lebak  – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 02 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menggelar Seminar Self Regulation bagi santri putri Pondok Pesantren Al-Mu’awanah, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam mengelola emosi serta membangun kesehatan mental yang lebih baik.

    Seminar menghadirkan Naila Nur Aulia, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) UNTIRTA, sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa self regulation merupakan kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi sehingga mampu merespons berbagai situasi secara lebih bijaksana.

    “Self regulation merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi sehingga mampu merespons berbagai situasi secara lebih bijaksana. Tidak semua orang mampu mengenali perasaan yang sedang dirasakan, sehingga penting untuk belajar memberi nama pada emosi dan memahami penyebabnya,” ujar Naila

    Dalam sesi materi, peserta juga diperkenalkan pada konsep “tangki emosi”, yakni kondisi ketika emosi yang dipendam terlalu lama dapat menumpuk dan memengaruhi cara berpikir maupun perilaku seseorang. Selain itu, para santri dikenalkan dengan enam emosi dasar, yaitu takut, sedih, marah, senang, jijik, dan terkejut, beserta berbagai bentuk perasaan yang berkembang dari masing-masing emosi tersebut.

    Naila juga menjelaskan hubungan antara emosi dan pikiran melalui ilustrasi jungkat-jungkit. Menurutnya, ketika emosi sedang memuncak, kemampuan seseorang untuk berpikir rasional cenderung menurun. Karena itu, peserta diberikan sejumlah strategi sederhana untuk membantu mengembalikan keseimbangan emosi.

    Sebagai bagian dari praktik, para santri mengikuti latihan Butterfly Hug, yakni teknik self-soothing dengan menyilangkan kedua tangan di dada, kemudian memberikan tepukan lembut secara bergantian pada bahu sambil mengatur napas.

    “Latihan Butterfly Hug bertujuan membantu seseorang merasa lebih tenang, nyaman, dan mampu mengelola emosi ketika menghadapi situasi yang menekan,” jelasnya.

    Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para santri putri. Mereka aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga sesi praktik.

    Melalui seminar tersebut, KKM 02 UNTIRTA berharap para santri dapat menerapkan keterampilan self regulation dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mengenali emosi, mengelolanya dengan baik, serta mengambil keputusan secara lebih bijaksana. (Firdaus)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional