Perkuat Penegakan Hukum, Pengadilan Tinggi Papua Barat Sumpah 12 Advokat Baru

waktu baca 2 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 15:31 2 Redaksi

    Harianterbit.id | MANOKWARI – Pengadilan Tinggi Papua Barat kembali mencatat langkah penting dalam penguatan penegakan hukum di wilayah Papua Barat Daya. Sebanyak 12 advokat baru resmi diambil sumpahnya melalui Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah Advokat yang digelar pada Jumat (26/6/2026).

    Prosesi pengambilan sumpah berlangsung khidmat di ruang sidang utama Pengadilan Tinggi Papua Barat. Kegiatan tersebut berjalan tertib dan lancar dengan berpedoman pada amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

    Sebanyak 12 advokat yang resmi dilantik berasal dari sejumlah organisasi advokat. Mereka kini memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan profesi hukum sebagai bagian dari pilar penegakan keadilan di tengah masyarakat.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 advokat merupakan anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) Papua Barat Daya, 2 advokat berasal dari KAI 2008, dan 1 advokat merupakan anggota Peratin (Persatuan Advokat Indonesia).

    Usai kegiatan, tokoh hukum sekaligus perwakilan organisasi, Dr. La Ode Ghondohi, S.H.,M.H.,C.I.L., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya sidang terbuka pengambilan sumpah advokat tersebut.

    Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Pengadilan Tinggi Papua Barat yang telah memfasilitasi dan melaksanakan sidang terbuka pengambilan sumpah ini dengan sangat baik dan sukses,” ujar Dr. La Ode Ghondohi.

    Menurutnya, pengambilan sumpah advokat bukan hanya menjadi seremoni pelantikan, tetapi juga merupakan momentum penting bagi para advokat untuk memahami tanggung jawab besar yang melekat pada profesinya.

    Ia menegaskan bahwa profesi advokat merupakan profesi yang memiliki kedudukan terhormat atau officium nobile.Karena itu, setiap advokat dituntut untuk menjaga integritas, profesionalitas, serta menjunjung tinggi hukum dan kode etik.

    Selamat untuk rekan-rekan KAI yang baru bergabung menjadi advokat. Ingatlah bahwa profesi ini adalah officium nobile. Jalankan amanat undang-undang dengan penuh integritas, jaga nama baik organisasi, dan jadilah pembela keadilan yang profesional di tanah Papua,” tegasnya.

    Dr.La Ode Ghondohi juga berharap para advokat baru tersebut mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum yang berkualitas, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.

    Menurutnya, kehadiran advokat baru menjadi energi positif bagi dunia hukum karena masyarakat membutuhkan pendamping hukum yang memiliki kompetensi, moralitas, dan komitmen terhadap keadilan.

    Pengambilan sumpah advokat ini sekaligus menjadi bukti komitmen organisasi advokat dalam mencetak kader-kader hukum yang profesional, berintegritas, serta patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik profesi.

    Dengan bertambahnya 12 advokat baru tersebut, diharapkan pelayanan hukum kepada masyarakat Papua Barat Daya semakin kuat dan mampu mendukung terciptanya penegakan hukum yang adil, transparan, dan berkeadilan. (Abdullah)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional