SMPN 3 Rangkasbitung Harianterbit.id Lebak – Sebanyak 322 siswa kelas IX di SMPN 3 Rangkasbitung yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No. 47, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, resmi mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun Ajaran 2025/2026.
Pelaksanaan ASAJ berlangsung selama empat hari, terhitung mulai Senin (11/5/2026). Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa mengikuti ujian berbasis digital dengan menggunakan perangkat handphone milik masing-masing peserta didik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media pada Selasa (12/5/2026), siswa mengakses soal ujian secara online melalui link atau website khusus yang telah disediakan oleh operator sekolah. Proses pengerjaan dilakukan langsung di ruang kelas masing-masing di bawah pengawasan guru pengawas internal dan tim proktor sekolah.
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan ujian, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari koneksi Wi-Fi yang stabil hingga panduan teknis bagi siswa sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.
Ditemui di ruang kerjanya, Humas SMPN 3 Rangkasbitung, Retno S.Pd., mengatakan bahwa penggunaan handphone dalam ASAJ merupakan langkah inovatif sekolah dalam menyesuaikan perkembangan era digital sekaligus meningkatkan literasi teknologi para siswa.
“Melalui sistem ini, kami ingin ASAJ tidak hanya menjadi alat evaluasi pembelajaran, tetapi juga sarana melatih kesiapan siswa menghadapi dunia yang semakin berbasis teknologi. Alhamdulillah, seluruh siswa sebelumnya telah mengikuti simulasi teknis sehingga lebih percaya diri saat pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Retno menjelaskan, tujuan utama ASAJ adalah sebagai evaluasi akhir jenjang pendidikan SMP untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada seluruh mata pelajaran yang telah dipelajari sejak kelas VII hingga IX.
Selain itu, hasil ASAJ juga menjadi salah satu dasar penting dalam penentuan kelulusan siswa dari satuan pendidikan tingkat SMP.
Tak hanya sebagai penilaian akademik, ASAJ juga diharapkan mampu memberikan umpan balik yang komprehensif bagi siswa, guru, sekolah, maupun para pemangku kepentingan terkait keberhasilan proses pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
Lebih lanjut, pelaksanaan ujian dilakukan dengan pengawasan ketat melalui penerapan aturan integritas digital, pemantauan waktu otomatis melalui sistem, serta langkah pencegahan terhadap potensi kecurangan selama ujian berlangsung.
Penulis: Welly

