Apel Pagi Setda Papua Tengah, ASN Diminta Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Optimalisasi Anggaran

waktu baca 3 menit
Senin, 22 Jun 2026 14:27 5 Redaksi

    Harianterbit.id | NABIRE – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah mengikuti apel pagi yang dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Bapak Ukkas S.Sos.,M.KP.

    Dalam arahannya, Ukkas menyampaikan bahwa meskipun jumlah kehadiran pegawai pada apel pagi tersebut belum maksimal, hal itu tidak boleh mengurangi semangat seluruh ASN untuk tetap bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Senin (22/6/2026).

    “Walaupun kehadiran pagi ini kurang, tetapi tidak mengurangi semangat kita untuk bekerja.Kita harus tetap meningkatkan kualitas kerja dan tanggung jawab sebagai ASN,” ujar Ukkas dalam arahannya.

    Ia juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menghadiri kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh auditor di Gedung DPRD Papua Tengah. Dalam pemeriksaan tersebut, pemerintah daerah berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    Menurutnya, capaian WTP tersebut menjadi gambaran bahwa proses penataan dan pengelolaan keuangan daerah mulai berjalan dengan baik. Namun, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan.

    “Kita berharap ke depan melalui partisipasi dan kerja keras semua biro di Sekretariat Daerah, kita memiliki visi yang lebih baik dalam pengelolaan pemerintahan,” katanya.

    Ukkas menegaskan bahwa masih diperlukan berbagai pembenahan, terutama terkait pengelolaan aset di lingkungan Sekretariat Daerah. Seluruh aset pemerintah harus dicatat dan dikelola secara tertib sesuai aturan yang berlaku.

    “Masalah aset harus menjadi perhatian kita bersama. Semua aset yang ada di Sekretariat Daerah harus benar-benar tercatat dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

    Selain itu, ia menyoroti rendahnya serapan anggaran yang saat ini telah memasuki akhir semester pertama atau kuartal kedua. Menurutnya, Sekretariat Daerah harus menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dalam hal percepatan pelaksanaan program.

    “Sekretariat Daerah ini merupakan kumpulan orang-orang hebat. Karena itu, setiap biro harus mampu mengoptimalkan anggaran dan menjalankan program sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

    Ia meminta seluruh biro agar tidak menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan kegiatan, melainkan menjadi penggerak percepatan pembangunan sesuai arahan pimpinan daerah.

    Lebih lanjut, Ukkas mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kedisiplinan ASN, termasuk kehadiran tepat waktu dan kepatuhan terhadap aturan kerja.

    Ia menyinggung penerapan disiplin pegawai yang berdampak pada pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong ASN agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

    “Ke depan absensi akan dikaitkan dengan kinerja. Pembagian TPP dan penilaian SKT akan bergantung pada kedisiplinan, laporan kinerja, dan tanggung jawab masing-masing pegawai,” ungkapnya.

    Ukkas mengatakan, penerapan sistem berbasis kinerja seperti itu sudah dilakukan di berbagai daerah lain, sehingga Papua Tengah secara bertahap juga perlu menyesuaikan diri.

    Ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Setda Papua Tengah untuk meningkatkan etos kerja, profesionalisme, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

    “Mari kita tingkatkan disiplin, jangan lagi ada keterlambatan absensi yang akhirnya berdampak pada pemotongan TPP. Semua kegiatan harus segera dipercepat sesuai arahan Bapak Gubernur,” pungkasnya.

    Dengan semangat kebersamaan, Ukkas berharap seluruh pegawai Setda Papua Tengah mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik. (Abdullah)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional