Nelayan Hilang di Perairan Pulau Matan Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Sorong

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 15:37 9 Redaksi

    Harianterbit.id | Kota Sorong – Satpolairud Polresta Sorong Kota berhasil mengevakuasi nelayan bernama Musa Wakum (59) yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar perairan Pulau Matan, dalam kondisi selamat, Selasa (28/4/2026).

    Kapolresta Sorong Kota Kombes Amry Siahaan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satpolairud yang telah bergerak cepat dan sigap dalam merespons laporan masyarakat serta melaksanakan pencarian hingga evakuasi korban dengan hasil maksimal.

    Kapolresta menyebut, dedikasi, kerja sama tim, serta sinergi dengan keluarga korban dan masyarakat pesisir menjadi kunci keberhasilan dalam operasi SAR tersebut.

    Kombes Amry mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memerhatikan faktor keselamatan saat melaut, memastikan ketersediaan bahan bakar, alat komunikasi.

    Ia juga mengimbau nelayan untuk memerhatikan kondisi cuaca guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

    Sebelumnya nelayan bernama Musa Wakum dilaporkan belum kembali oleh salah satu kerabatnya yang bernama Ona. Korban belum kembali sejak berangkat melaut pada Minggu (26/4/2026), sekira pukul 14.00 WI.

    Setelah mendapat laporan dari kerabat korban satpolairud Polresta Sorong Kota kemudian berkoordinasi dengan pihak SAR Sorong pada hari Senin (27/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIT lalu bergerak menuju lokasi pencarian menggunakan KP SBU XVII-1010.

    Tim SAR juga melakukan koordinasi dengan nelayan di sekitar perairan Pulau Soop guna memperluas area pencarian. Namun, hingga malam hari, hasil pencarian masih nihil dan kegiatan dihentikan sementara karena keterbatasan jarak pandang.

    Keesokan harinya, Selasa pagi (28/4), sekitar pukul 06.05 WIT, petugas menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh pihak keluarga di Pulau Matan. Sekitar 4 jam Tim SAR tiba di Pulau Matan dan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat di pesisir pantai.

    Korban kemudian dievakuasi bersama perahu miliknya menggunakan KP SBU XVII-1010 menuju Mako Satpolairud dan tiba dengan aman pada pukul 10.53 WIT.

    Berdasarkan keterangan, korban mengalami kendala saat perjalanan menuju pulau Matan akibat pandangan kabur di sekitar perairan pulau Soop. Korban sempat berlindung di wilayah perairan pulau Senapan, Kabupaten Raja Ampat, sebelum akhirnya kehabisan bahan bakar. Dengan kondisi tersebut, korban berupaya mendayung hingga ke Kampung Kapatlap dan Kampung Samate di Pulau Salawati untuk mencari bantuan.

    Setelah memperoleh bahan bakar dari warga setempat, korban melanjutkan perjalanan dan berhasil mencapai pulau Matan sebelum akhirnya ditemukan dan dijemput oleh tim SAR.

    (Jun/red)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional