Hukum  

Warga Masyarakat di Cimanggu Minta Kepolisian Bertindak Cepat, Sikapi LP

Avatar of Redaksi
Warga Masyarakat di Cimanggu Minta Kepolisian Bertindak Cepat, Sikapi LP I Harian Terbit

HARIANTERBIT.ID(PANDEGLANG)–Warga masyarakat Desa Batuhideung di Kecamatan Cimanggu meminta pihak aparat kepolisian Polsek Cimanggu bergerak cepat untuk menangkap pelaku pengrusakan lahan milik warga yang telah meresahkan.

Dari informasi yang diperoleh bahwa diduga pelaku pengurusakan itu dilatar belakangi diduga dirinya dilaporkan kepad Polsek Cimanggu atas dugaan pencurian kelapa, kasusnya dilakukan upaya musyawarah. Namun pelaku malah diduga melakukan pengrusakan atas lahan dan saung milik warga.

“Pelaku telah meresahkan masyarakat dan meminta agar pihak kepolisian mengamankan dan memproses secara hukum. Jika tidak hawatir ada reaksi dari masyarakat yang tidak diinginkan,” ungkap Masla salah seorang aktivis Ormas di Pandeglang Selatan kepada media, Sabtu (09/09/2023) melalui telepon selulernya.

BACA JUGA:Ribuan Warga Miskin di Kecamatan Majasari Pandeglang Terima PKH dan BPNT

Masla juga menceritakan kronologis kejadian itu yang telah laporkan Kepala Desa Batuhideung, Arsan kepada Polsek Cimanggu, Polres Pandeglang atas dugaan pelaku pengrusakan. Adapun kronologis kejadian dugaan pengrusakan itu berawal dari laporan salah seorang warga Kampung Cangketek Lega RT 002 RW 001 Desa Batuhedeung, Kecamatan Cimanggu yang berada dilokasi blok Batuhideung tersebut melihat pohon sawit milik PT.Gal dan saung miliknya dibakar oleh diduga pelaku berinisial Sat (30) dan Em (30) yang merupakan warga Batuhideung dan melarikan diri.

“Selain korban bernama Rusdi banya juga belasan warga yang menjadi korban pengrusakan dan pembakaran saung oleh pelaku yang tidak tahu apa tujuannya itu. Dengan kejadian itu warga mengaku resah, karena bukan tidak mungkin akan mengancam keselamatan jiwa para korban,” bebernya.

“Untuk itu, warga meminta pihak kepolisian bergerak cepat atas kejadian yang telah dilaporkan oleh Pak Kades,” sambungnya lagi.

Warga lainnya juga mengatakan, setelah adanya dugaan pencurian kelapa yang telah dilaporkan ke polisi dan telah diselesaikan dengan musyawarah, tetapi banyak kejadian pengrusakan dan pembakaran saung tiap malam yang diduga oleh pelaku.

“Dengan kejadian itu harus bagaimana lagi kami selaku warga yang menjadi korban pengrusakan yang telah merajalela terjadi di wilayah Batuhideung hampir 20 saung dibakar dan dirusak lahan pertanian,” tutur salah seorang warga Desa Batuhideung.

BACA JUGA:DPKP Rilis 1.809 Hektare Lahan Pertanian Di Pandeglang Terdampak El-nino Di 12 Kecamatan

Sementara Kapolsek Cimanggu, IPTU Supriadi mengatakan dirinya belum menerima laporan tersebut.

“Yah nanti akan kita klarifikasikan dulu dengan bagian humas informasi laporan itu,” ujarnya singkat.**(Den ASEPWE)

banner 325x300
Ikuti kami di Google News