Banten  

Tanggapi keluhan Warga, Imala Ajak Kontrol Sosial di Lebak Bongkar Anggaran PDAM Tirta Multatuli

Avatar of Redaksi
Tanggapi keluhan Warga, Imala Ajak Kontrol Sosial di Lebak Bongkar Anggaran PDAM Tirta Multatuli I Harian Terbit

HARIANTERBIT.ID, LEBAK – Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) angkat bicara soal banyaknya keluhan warga karena kesulitan air hingga saat ini belum juga di distrubusikan air. Menurut aktivis Imala, pihaknya menyarankan agar semua pihak kontrol agar bersama-sama membongkar berapa anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah untuk perusahaan BUMD ini.

“Coba saja bongkar anggarannya kang, mari kita bersama-sama membongkar akar permasalahannya dimana. Nanti kita pertanyakan dalam audensi berapa kocoran anggaran untuk PDAM Tirta Multatuli ini,”tegas Ketua PP Imala Nukman Paluti pada Transrakyat.com, Senin, (29/9/2021).

Kata Nukman, tidak mungkin sebuah masalah tanpa ada sebab. Pasti semua persoalan itu ada penyebabnya, dan ia juga meyakini adanya persoalan yang belum juga di buka kepada publik terkait seringnya air PDAM tersebut mati.

“Saya yakini semua masalah pasti ada penyebabnya, pasti ada juga yang belum di buka kepada publik kenapa penyebab air ini sering kali mati,”ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata Nukman, pihaknya akan segera melayangkan surat audensi agar persoalan ini menemukan titik terang dimana akar persoalan PDAM Tirta Multatuli ini.

“Dimana penyebabnya, apa penyebabnya nanti kita buka ke publik. Karena publik berhak tau dan wajib tau,”tandasnya.

Nukman juga mengaku miris dan prihatin warga sengsara karena air. Hal ini juga kata Nukman, sebetulnya mengahwatirkan kepada kesehatan masyarakat. Untuk itu, ia juga meminta agar pemerintah turun tangan dalam persoalan ini.

“Kami juga hawatir ini merembet ke mana-mana, khususnya kepada kesehatan warga. Apalagi kita masih dalam kondisi pemulihan dan pemutusan mata rantai Covid -19. Kasihan warga sudah banyak sengsaranya. Ini juga menjadi perhatian pemerintah Lebak untuk mendengarkan keluhan warganya,”tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

 

(*Red)

banner 325x300
Ikuti kami di Google News