Sebanyak 83 Pejabat Pandeglang Dilantik Sekda Fahmi Ali Sumanta.

Avatar of Redaksi
Sebanyak 83 Pejabat Pandeglang Dilantik Sekda Fahmi Ali Sumanta. I Harian Terbit

HARIANTEEBIT.ID (Pandeglang) – Sebanyak 83 orang pejabat terdiri esselon II, III, dan IV dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Sekda Pandeglang,H.Fahmi Ali Sumanta di ofroom Setda Pandeglang, Kamis (19/10).

Kepala Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Moh.Amri mengatakan, Pejabat Pimpiman Tinggi Pratama Esselon IIb sebanyak 2 orang, pejabat administrator esselon III 8 orang, pejabat pengawas esselon IV 58 orang, Kepala UPT Puskesmas 11 orang, dan fungsional administrasi kesehatan sebanyak 4 orang.
“Pelantikan para pejabat itu untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong”ujarnya.

Sementara itu, Menurut Sekda Fahmi Ali mengatakan masa jabatan setiap tahun akan terus berkurang, baik itu dikarnakan pensiun atau ditinggalkan karena pejabatnya promosi. Agar tidak berlama – lama kosong, Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta berpendapat pelantikan secara estafet dapat cepat mengisi kekosongan jabatan.

“Jarak dari pelantikan sebelumnya dan hari ini tentu tidak lama, harapan kami jangan sampai kekosongan jabatan tidak terlalu lama karena berpengaruh kepada efektifitas kinerja yang ada di OPD tersebut,” ujarnya.

Dikatakan Fahmi, untuk merapatkan sebuah jabatan tidak sebentar karena melihat dari ajuan tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Biasanya jika ada jabatan yang kosong mengajukan beberapa kandidat, itu kita rapatkan dengan tim baperjakat baru nanti akan terlihat siapa yang sesuai menduduki jabatan tersebut sesuai pangkat dan golongan,” ungkapnya.

“Bisa sampai satu minggu kami melakukan pembahasan untuk pengisian jabatan tersebut, yang pasti kami tidak ingin jabatan yang kososong itu dibiarkan terlalu lama,” pungkasnya.

Sekda juga berpesan, semua pejabat yang dilantik dan menduduki jabatan baru harus dapat mempertahankan kinerja yang sudah bagus, untuk yang masih kurang ia meminta harus dapat ditingkatkan.

“Tempat kerja baru tentu akan berbeda, sebagai pimpinan dalam pengambilan kebijakan anda harus mampu membuat kebijakan yang outcome nya jelas dan tepat sasaran,”pungkasnya.
(***AsepWE & Haeru)

banner 325x300
Ikuti kami di Google News