banner 728x250
Banten  

Gaspol, Aliansi Pokja Wartawan Pandeglang Bersatu Layangkan Surat Audiensi

Avatar of Redaksi
Gaspol, Aliansi Pokja Wartawan Pandeglang Bersatu Layangkan Surat Audiensi I Harian Terbit
banner 120x600

Harianterbit.id, Pandeglang – Aliansi Pokja Wartawan Pandeglang Bersatu (APWPB) akan melayangkan surat audiensi kepada Dinas PUPR Provinsi Banten terkait Proyek Pelebaran Jalan Mengger – Mandalawangi – Caringin khususnya pada kegiatan Pelandaian Tanjakan Bangangah dengan anggaran 28 Milyar lebih bersumber dari APBD Provinsi Banten Tahun 2023.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Bangun Cipta Azima Mandiri dan Konsultan Pengawas PT Esa Sakti Consultan yang diduga kegiatan tersebut GAGAL KONTRUKSI dan sarat KKN yang dilakukan oleh oknum Pejabat DPUPR juga keterlibatan Pelaksana Proyek/Penyedia Jasa.

Sebelumnya diberitakan dan heboh di dunia maya perihal ambrolnya beton tiang penyangga tanjakan Bangangah Kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang menuai kritikan dari beragam elemen masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

Pasalnya, proyek pem bangunan pelebaran ruas jalan Mengger – Caringin dengan menelan anggaran sebesar Rp.28.976.606.000,- ( Dua Puluh Delapan Miliar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Enam Ratus Enam Ribu Rupiah), yang belum lama dirampungkan pihak pelaksana PT. Bangun Cipta Azima Mandiri, diduga dari awal pekerjaan sudah terjadi permasalahan, terutama pada mutu dan kualitas beton tiang penyangga serta teknis pekerjaan yang dinilai banyak kalangan masyarakat di Pandeglang sebagai proyek gagal kontruksi.

Kondisi ini tentu membuat pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Propinsi Banten harus berjibaku mengcounter pemberitaan media yang telah beredar ke Publik, dengan cara menjelaskan kembali di beberapa media bahwa, proyek tersebut bukanlah roboh, akan tetapi ambrolnya itu lantaran disengaja karena tengah dalam perbaikan.

Seperti dikutip dari media online historisnews.com, dimana Kepala DPUPR Propinsi Banten, Arlan Marzan menegaskan, tiang itu sengaja dilakukan pembongkaran, karena sedang diperbaiki.

“Bukan roboh, itu sedang dibongkar untuk dilakukan perbaikan oleh pihak kontraktor,” tegas Arlan.

Dikatakan Arlan, perbaikan dilakukan pada bagian sheet pile di sisi kiri, segmen 2 dengan panjang perbaikan 9 meter.

“Dari jumlah total ada 210 tiang, namun yang diperbaiki hanya ada 9 tiang saja. Perbaikan ini akan berlangsung selama 18 hari terhitung dari 13-30 Maret 2024 mendatang,” terangnya

Menurut Arlan, tidak ada kesalahan teknis terkait tiang yang miring. Tiang itu miring dikarenakan terkena lapisan batu pada saat pemancangan.

“Bukan kesalahan teknis, secara kekuatan aman, agak miring karena geser pada saat pemancangan terkena lapisan batu,” jelasnya. (Djaelani)