Banten  

Abah Anom Banten Berharap Pemimpin Banten Kedepan Harus Berkarakter Religius

Avatar of Redaksi
Abah Anom Banten Berharap Pemimpin Banten Kedepan Harus Berkarakter Religius I Harian Terbit

HARIANTERBIT.ID(PANDEGLANG) – Salah satu tokoh ulama Banten KH. TB Mahmud Nawawi, yang juga menjadi pengurus MUI Banten dan akrab dipanggil Abah Anom, menyampaikan pandangan dan memprediksi bahwa calon pemimpin Banten dalam Pemilu 2024 atau Pilgub harus memiliki karakter yang religius.

Menurut KH. TB Mahmud Nawawi, kriteria utama untuk calon memimpin Banten dalam Pilgub 2024 adalah memiliki akhlak yang baik dan kesalehan agama.

“Khususnya di wilayah Banten yang dikenal dengan karakteristik sebagai gudangnya ulama khususnya di Kabupaten Pandeglang yang dikenal kota sejuta santri seribu ulama,’ Dimana calon pemimpin yang benar-benar religius, bertakwa kepada Allah SWT, dan berakhlak baik adalah hal yang sangat diperlukan,” ungkapnya, Selasa 24 Oktober 2023.

Ia menyebut bahwa kandidat yang layak memimpin Banten dalam Pilgub 2024 dan memiliki kans bisa maju yaitu Hj. Irna Narulita, Hj. Iti Oktavia Jayabaya, Hj. Airin Rachmi Diany, H. Wahidin Halim, termasuk Rano Karno yang telah teruji dalam kepemimpinannya.

“Sosok pemimpin yang ramai diperbincangkan itu memiliki kans untuk bisa maju di Pilgub Banten 2024 nanti,” katanya.

KH. TB Mahmud Nawawi juga menyampaikan kebutuhan akan perbaikan di Banten, termasuk pembinaan pondok pesantren, peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA), serta pembangunan infrastruktur yang adil dan merata.

Ia mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara ulama dan umaroh dalam upaya perbaikan kepemimpinan dan pembinaan masyarakat untuk mencegah kemiskinan dan menghadapi berbagai tantangan sosial kedepan.

“Ya memang Banten harus ada perubahan oleh pemimpin nanti siapa pun calonnya, bisa meningkatkan ketertinggalan, mencegah kemiskinan ataupun berbagai macam penyakit di masyarakat, ya memang masyarakat itu banyak yang susah kita tidak bisa memberantas kemiskinan dengan memberikan upaya supaya mereka itu ada usaha,” tuturnya.

KH. TB Mahmud Nawawi yang juga selaku Dewan Kehormatan Indonesia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus turun ke lapangan dengan tindakan nyata tanpa mencari pencitraan, agar memahami kendala yang dihadapi masyarakat dan memberikan solusi terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta meneladani sifat Rasulullah dalam membangun karakter generasi penerus yang religius dan dermawan.

Ia menambahkan pentingnya bersodaqoh sebagai upaya pencegahan dalam situasi panas menjelang tahun politik di 2024 yang mencakup berbagai aspek, termasuk cuaca dan potensi risiko.

“Pada tahun 2024 itu situasinya panas artian panas dalam semua aspek seperti kondisi cuaca maupun rawan hal kehati-hatian makanya itu semua harus diberdayakan sambil mengisi rohani akhlaknya,” tandasnya, seraya menambahkan bahwa jangan hanya karena perbedaan pilihan persatuan dan persaudaraan terabaikan.

“Perbedaan adalah Rahmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri tetapi persatuan dan kesatuan tetap terpelihara di Banten,” harapnya.

banner 325x300
Ikuti kami di Google News